Skip to main content

Penulis

Kruee Seumangat. Saya ucapkan selamat datang di Blog Setiap Langkah Membawa Makna. Perkenalkan Penulis bernama Yusran Nasir Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala yang merupakan Cut Abang Duta Wisata Kota Sabang Tahun 2017. Isi artikel akan mengupas sisi-sisi pengalaman, perjalanan, dan tempat-tempat wisata yang telah dikunjungi dan di rekomendasikan oleh penulis.

Selain itu, Penulis yang juga terlibat diberbagai kegiatan oganisasi kemasyarakatan dan isu-isu anti korupsi. Oleh karena itu, Konten artikel tidak hanya sebagai wahana lifestyle hiburan (destinasi wisata) semata, tetapi diharapkan dapat menjadi media edukasi untuk menambah wawasan bagi masyarakat Aceh secara khusus dan Indonesia pada umumnya.


Penulis juga memiliki pengalaman Kehumasan dan pernah bertugas di Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, pada Asisten Deputi Humas di Bidang Pengelolaan Informasi Publik Kementerian Sekretariat Negara RI

Untuk kerjasama dan informasi lebih lanjut atau kritik dan saran terkait artikel dapat menghubungi penulis melalui Email di (yusran.nasir95@gmail.com). Akhir kata, Terima kasih atas kunjungan Anda. Salam hangat dari Penulis.

Popular posts from this blog

Mengenal Lebih Dekat dengan PASPAMPRES

Pada kesempatan kali ini Setiap Langkah Membawa Makna akan mengupas seputar “Paspampres”. Pastinya tak asing bukan rasanya mendengar istilah tersebut? Yuk langsung saja, “Paspampres” atau Pasukan Pengamanan Presiden  adalah pasukan yang berada dibawah komando langsung Markas Besar TNI. Saya berkesempatan untuk berbincang-bincang santai dengan Bapak Mayjend (MAR) Bambang Suswantono yang saat itu menjabat sebagai Komandan Paspampres di Mako Paspampres (*red Markas Komando) untuk kenal lebih dekat dengan pasukan elit ini. Paspampres saat Ceremony Pergantian Pasukan Jaga Istana Kepresidenana (sumber foto: paspampres.mil.id) Paspampres sendiri memiliki sejarah yang panjang, berawal dari tahun 1945 setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan ada delapan personel Tokubetsu Keisatsutai (Pasukan Polisi Istimewa) yang menganggap perlunya untuk mengawal Bung Karno. Ditahun 1946 barulah menjadi satuan pengawal presiden resmi bernama Detasemen Kawal Pribadi (DKP). Kemudian tahun...

Tata Upacara dalam Keprotokolan, Edisi #3

Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih di Upacara HUT Kemerdekaan RI (sumber foto :setneg.go.id) Selamat datang para pembaca setia blog “Setiap Langkah Membawa Makna”. Kali ini penulis akan membahas mengenai tata upacara dan penghormatan dalam keprotokolan. Baca juga tulisan sebelumnya Mengenal Dasar-dasar Keprotokolan#1 dan Pemberian Tata Tempat #2 . Berbicara mengenai upacara tentu kita semua sudah sering mengikuti upacara, bahkan sejak duduk di bangku SD. Mulai dari upacara memperingati hari kemerdekaan, upacara sumpah pemuda, hari pendidikan bahkan upacara setiap senin pagi. Mengingat seringnya kita mengikuti upacara, ini bisa diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang untuk memperingati sesuatu atau karena diadakan acara tertentu. Upacara dalam acara kenegaraan dan acara resmi dapat berupa upacara bendera atau bukan upacara bendera. Menurut tata pelaksanaan keprotokolan, upacara bendera adalah kegiatan pengibaran atau penurunan bendera mera...