Skip to main content

Posts

Candi Prambanan di antara Shinta dan Rama

World heritage culture sepertinya telah menjadi sematan bagi Indonesia dimata masyarakat dunia. Beragam situs dan kebudayaan yang ada di Indonesia menjadi daya tarik magis bagi para arkeolog/peneliti dan wisatawan mancanegara. Salah satu bukti peninggalan peradaban tersebut adalah Candi Prambanan. Candi Prambanan Prambanan sendiri merupakan candi Hindu yang juga telah masuk kedalam warisan UNESCO seperti halnya candi Borobudur. Prambanan sendiri memiliki tiga candi utama yang disebut candi  Trimurti   yang berarti “tiga wujud. Candi ini dipersembahkan untuk tiga dewa Hindu tertinggi, yaitu Dewa  Brahma  (Sang Pencipta),  Wishnu  (Sang Pemelihara) dan  Siwa  (Sang Pemusnah). Salah satu Candi utama Selain 3 candi dewa utama diatas, ada lagi candi-candi kecil yang berada tepat di depannya itu yang menggambarkan kendaraanya. C andi yang berhadapan dengan Candi Wisnu adalah Candi Garuda, yang berhadapan dengan Candi Syiwa adala...

Borobudur “Sastra tidak tertulis, Sabda tidak terungkap”

Hidup adalah perjalanan yang menyisakan sebuah memori dan kenangan. Kata dan gambar salah satu cara untuk melukiskan kembali kisah yang sudah pernah terjadi. Pengalaman demi pengalaman dalam hidup ini terus terjadi baik suka maupun duka. Dan bagaimana kita bisa mengamati, mendeskripsikan dan merekam jejak-jejak yang tersisa dari sebuah perjalanan menjadi sebuah kisah pembelajaran yang dapat dinikmati oleh siapapun. Mulai dari pengalaman lost in jakarta, sebuah perjalanan panjang yang membawa saya ke berbagai tempat yang tak terduga sebelumnya. Kali ini saya akan mengangkat sebuah kisah perjalanan ke peninggalan bersejarah yang menjadi salah satu keajaiban dunia yang ada di Indonesia. Terletak di Provinsi Jawa Tengah yang berdekatan dengan Yogyakarta. Apalagi kalau bukan Candi Borobudur. Perjalanan kali ini turut difasilitasi oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Sebuah BUMN yang mengurus pengelolaan fasilitas di Candi Borobudur, Prambanan, dan Candi...

Di Balik Kopi Gayo sebagai Cita Rasa Dunia

Secangkir kopi akan terasa nikmat bila bahan yang digunakan adalah bubuk kopi berkualitas. Tahukah anda, bahwa ternyata secangkir kopi yang hadir di hadapan kita ternyata sudah melewati proses yang panjang sebelum akhirnya siap saji. Mulai dari cara penanaman dan perawatan pohon kopi, proses pemanenan biji kopi, proses pengeringan, pemilahan/ penyeleksian biji kopi berdasarkan jenis dan kualitas, hingga proses roasting dan menjadi bubuk kopi siap kemas.   Dataran tinggi Gayo adalah salah satu penghasil kopi terbaik di nusantara dan dunia. Banyaknya perkebunan kopi telah menjadi objek agrowisata baru yang bisa anda kunjungi disini. Tak heran luasnya hamparan kebun kopi menjadikan kopi sebagai komoditas utama di Kabupaten Bener Meriah. Hampir rata-rata masyarakat di sini telah menjadi petani kopi secara turun-temurun dan menjadi roda perekonomian masyarakat. Gerbang Masuk Pabrik Kopi "Oro Coffee Gayo" Berbagai merek dan kilang kopi bertebaran di tanah gayo yang...

Pemilihan Duta Wisata Sabang, Apa Persiapannya?

Krue Seumangat, selamat datang di catatan “Setiap Langkah Membawa Makna”. Berhubung banyak yang bertanya-tanya mengenai proses pemilihan duta wisata Sabang, Maka tulisan kali ini akan membahas seputar hal tersebut. Saat ini telah dibuka pendaftaran pemilihan Duta Wisata Sabang Tahun 2018. Bagi kamu yang ingin berpartispasi untuk mengikuti ajang pemilihan ini, Tata cara pendaftaranya cukup mudah. Kamu tinggal datang ke Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Sabang dan mengisi formulir yang tersedia. Pemilihan Duta Wsiata Sabang Tahun 2018, Sumber : Disparbud Sabang Sebelum mendaftar pastikan Kamu juga memiliki kualifikasi dibawah ini sebagai standar/ persyaratan   Usia Laki-laki dan Perempuan antara 17-25 Tahun.   Tinggi Badan untuk Calon Cut Abang minimal 165 cm dan Cut Adek minimal 160 cm. Beragama Islam dan mampu membaca Al-Qur’an. Menguasai bahasa asing dan berwawasan luas. Mampu mempresentasikan budaya dan pariwisata daerah. Menguasai sa...

Sail Sabang : Jadwal Kapal Menuju Sabang

Anda traveller? jangan bilang kalau belum sampai ke titik Nol Kilometer Indonesia. Pasti sewaktu kecil kita sering menyanyikan bahkan hapal lirik lagu “ Dari sabang sampai marauke, berjajar pulau-pulau, Sambung menyambung menjadi satu, Itulah Indonesia.  Sabang memang merupakan awal atau titik nol kilometer Indonesia. Terletak dibagian ujung paling barat indonesia, Sabang memiliki pesona keindahan yang menakjubkan. Tak heran saat ini sabang telah di tetapkan sebagai kawasan strategis pembangunan pariwisata nasional. Dan ditambah Sabang saat ini menjadi tuan rumah untuk perhelatan Sail Indonesia yang ke-9. Kota Sabang sendiri termasuk dalam wilayah administratif Pemerintahan Provinsi Aceh dan menjadi salah satu bagian dari 23 kab/kota yang ada. Bagi traveler yang ingin kesini cukup mudah yaitu bisa melalui jalur transportasi laut dan udara.  Menjelang acara Sail Sabang 2017 yang akan dilaksanakan mulai dari 28 November s.d 5 Desember 2017, Jumlah pelayaran dan pene...

Sail Sabang 2017 dan Keindahannya Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Layar-layar telah terkembang, bermodalkan angin yacht-yacht mulai belayar dari Darwin (Australia) menuju Sabang. Sabang sebagai pulau nan indah di ujung barat indonesia menjadi primadona dan idola tujuan para pelayar. Pasalnya, Sabang memiliki pesona keindahan alam yang luar biasa lengkap, mulai dari air terjun, gunung berapi, vulcano underwater, pantai-pantai yang terbentang sepanjang sabang dan lebih dari 20 spot diving keindahan taman alam bawah lautya yang nan eksotis.             Tak heran slogan “Sabang menuju Destinasi Wisata Bahari Dunia” disematkan dan  menjadi tema dari Sail Sabang tahun 2017 ini. Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 28 november s.d 5 Desember 2017 memiliki beragam kegiatan yang menarik dan akan menjadi Sail terbesar yang pernah ada. Sail Indonesia sendiri dimulai dari tahun 2000 dan baru ditahun 2009 dilakukan pemberian nama sesuai dengan daerah pelaksanaannya yaitu pada Sail Bun...

Rangkaian Acara Menuju Sail Sabang 2017

Sabang sebagai kota yang terletak di ujung barat Indonesia dipilih menjadi tuan rumah Sail Indonesia yang ke 9 yang di beri nama Sail Sabang 2017. Sail Indonesia sebelumnya dilaksanakan di Selat Karimata dan diberi nama dengan “Sail Selat Karimata”.  Pemberian nama  sesuai dengan nama daerah tempat dilaksanakan merupakan sebuah apresiasi untuk mempromosikan daerah sebagai destinasi wisata dan diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Sail Indonesia sendiri dimulai dari tahun 2000 dan baru ditahun 2009 dilakukan pemberian nama sesuai daerah pelaksanaannya yaitu pada Sail Bunaken. Berikut urutan Sail Indonesia dimulai dari : Tahun 2009 - Sail Bunaken  Tahun 2010 - Sail  Banda Tahun 2011 - Sail Wakatobi-Belitung Tahun 2012 - Sail Morotai Tahun 2013 - Sail Komodo Tahun 2014 - Sail Raja Ampat Tahun 2015 - Sail Tomini Tahun 2016 - Sail Selat Karimata Dan Sail Sabang tahun ini bertujuan untuk menjadikan Sabang sebagai destin...